Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Mei 2017

 
“Ayah, aku ingin bermain layang-layang, boleh?”
“Bunda, aku ingin bermain hujan-hujanan, boleh?”
“Bunda, aku ingin menanam bunga, boleh?”
“Ayah, aku ingin bermain kelereng bersama teman-teman, boleh?”
“Bunda, aku ingin bikin donat sendiri, boleh?”
“Ayah, aku ingin menangkap ikan di kolam, boleh?”
“Ayah, aku ingin main air sambil cuci mobil, boleh?”
“Bunda, aku ingin naik turun eskalator, boleh?”
“Bunda, aku ingin bermain bola sambil hujan-hujanan, boleh?”
“Ayah, aku mau menggambar di tembok, boleh?”

Apakah ayah bunda berani berkata “IYA, BOLEH” jika anak bertanya seperti di atas?
Pada tanggal 20 Mei 2017 kemarin, saya berkesempatan menghadiri acara seminar parenting bersama Dancow yang digelar di Trans Luxury Hotel dengan tema yang diangkat adalah mendorong eksplorasi si kecil dengan berani berkata, ” iya, boleh”. Saya sendiri membawa dua krucil untuk turut serta dalam acara ini. Anak-anak selama ini memang fans berat Dancow, makanya pas ada acara ini mereka ingin ikut.

alt Dapur Nulekker

Acara ini dipandu oleh mbak Syahnaz Haque yang bertindak sebagai moderator dan tiga  narasumber super kece yang menyampaikan materi sesuai bidangnya, di antaranya:
  • DR. dr. Rini Sekartini, Sp(A)k.
  • Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, Psi.
  • Rita Ramayulis, DCN, MKes.

alt Dapur Nulekker

Para narasumber menjelaskan bahwa pertumbuhan dan perkembangan si kecil perlu didukung oleh tiga elemen penting yakni stimulasi, cinta, dan nutrisi. Dengan mengatakan “Iya, boleh” pada si kecil merupakan wujud stimulasi yang nantinya akan membuat si kecil merasa percaya diri dan menjadi pribadi yang berani karena merasa dirinya bisa dan mampu. Ketika anak ingin bermain hujan-hujanan atau main tanah, Ayah dan Bunda termasuk tipe yang suka melarang anak untuk melakukan ini itu atau termasuk tipe yang selalu mendukung eksplorasinya?

Berkenaan dengan tema Dancow yang diangkat pada kali ini, saya selaku orangtua sangat setuju untuk selalu mendukung eksplorasi si kecil, apalagi di masa usia balita. Masa usia balita bisa disebut masa keemasan, masa dimana mereka serba ingin tahu tentang segala apa yang dilihatnya, pengen nyoba ini nyoba itu. Saya sendiri cukup dikenyangkan oleh kedua jagoan saya yang superaktif sedari kecil. Si cikal yang memang nggak bisa diam terkadang membuat saya kelabakan. Dia paling suka kalau udah lihat tangga, beberapa kali naik turun tangga adalah hobinya. Kesukaannya yang lain adalah bersepeda keliling komplek meski matahari lagi panas-panasnya, atau kakinya selalu gatal tiap kali lihat bola, dia bisa berlama-lama bermain bola di lapangan. Badannya yang basah oleh keringat dan kulitnya yang menghitam sehabis main bola tidak terlalu saya khawatirkan. Yang penting dia sehat dan happy. Setiap dia melakukan apa yang dia suka, wajah cerianya memang selalu terpancar. 

Ketika masuk TK, gerak aktifnya bisa dikendalikan karena di sekolahnya diajarkan untuk bersikap tanggung jawab. Awal masuk sekolah sih dia belum mau duduk manis di kelas bersama teman-temannya, dia selalu minta ingin bermain sepeda dulu atau loncat-loncat di trampolin. Gurunya melarangnya? Tidak. Boleh bermain sepeda dulu tapi hanya boleh 15 menit. Boleh loncat-loncat di trampolin asal 10 menit saja. Semuanya boleh dilakukan, tapi dari sana sekaligus belajar tentang waktu plus disiplin juga, dan dia sangat menghargai itu.

Hobi anak jagoan saya yang kedua beda lagi, dia fans berat mobil-mobilan dan mobil beneran. Dia ingin merasakan gimana rasanya naik bis, naik becak, naik angkot, naik bandros, dan yang belum kesampaian sih naik kereta api, hehe. Kesukaannya dia tuangkan juga dalam corat-coretan gambar di kertas, tiap lihat alat tulis dan kertas kosong, dia bisa anteng berlama-lama menggambar mobil-mobilan yang dia suka. Setiap saya ada jadwal ekskul menulis di sebuah Madrasah Ibtidayah di hari Sabtu, dia selalu ikut, dan dia suka menggambar di papan tulis. Kehadirannya di kelas mengganggu saya mengajar? Tidak. Saya malah senang, dia bisa berani di depan banyak orang dan bebas berinteraksi dengan mereka.

alt Dapur Nulekker

Berbicara tentang eksplorasi, eksplorasi merupakan cara membuat otak anak menjadi cerdas karena dilandasi rasa ingin tahu yang begitu tinggi. Anak-anak balita memang sedang pada masa-masanya cerewet penuh tanya. Mereka sedang mengembangkan keterampilan kognitif dan motoriknya. Mereka tengah berada dalam tahap eksplorasi. Eksplorasi ini pula menjadi salah satu cara mengembangkan kemampuan motoriknya karena keinginannya untuk selalu bergerak dan menggunakan seluruh inderanya untuk mengetahui segala hal.
Lalu, apakah semua hal yang diinginkan anak harus selalu kita “Iya, boleh” kan? Selama hal itu positif demi memenuhi eksplorasinya secara maksimal, saya rasa tidak masalah.

Misalnya ketika anak ingin bermain hujan-hujanan, kondisi tubuhnya lagi sehat, hujannya terjadi di siang hari, dekat rumah juga, dan kita sebagai orangtua tetap bisa mengawasinya, tidak ada alasan kita untuk melarangnya. Tapi bagaimana jika ada kekhawatiran si anak akan sakit setelah hujan-hujanan? Ayah dan bunda tak perlu khawatir lagi, menurut tiga narasumber dari acara seminar Dancow kemarin menjelaskan bahwa anak harus terpenuhi nutrisinya agar bisa tumbuh dan berkembang secara optimal, serta memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

Nutrisi bagi balita sangatlah penting. Hal pertama yang sebaiknya diperhatikan adalah kecukupan asupan bahan makanan sumber enegi. Utamakan makanan sebagai sumber energi mengandung karbohidrat kompleks, seperti beras merah atau beras putih tumbuk. Beragam umbi-umbian bisa sesekali diberikan sebagai pengganti atau pelengkap. Lengkapi dengan protein dan lemak sehat sebagai tambahan sumber energi.

Karbohidrat, protein, dan lemak sehat merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi guna menunjang pertumbuhan anak secara menyeluruh. Balita juga perlu sejumlah nutrisi penopang agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Di antaranya, kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi serta lemak sehat dan vitamin B-kompleks untuk menunjang kecerdasan. Sementara untuk sumber kalsium terbaik terletak pada susu guna menunjang pertumbuhan tulang dan gigi. Satu lagi peranan yang sangat penting untuk menunjang kesehatan dan tumbuh kembang balita adalah serat makanan. Serat mencegah sembelit karena membantu memperlancar kerja saluran cerna dan saluran pembuangan. Asupan serat yang cukup juga menekan risiko kegemukan, memperkecil risiko munculnya gangguan jantung dan menurunkan risiko munculnya gangguan diabetes tipe-2 pada anak-anak. Serat makanan tersedia dalam jenis buah-buahan segar, sayur-sayuran segar, beras berkulit ari, serta kacang-kacangan. Wah, ternyata banyak manfaatnya ya serat ini. Apakah ayah bunda sudah membiasakan si kecil untuk selalu mengonsumsi sayuran dan buah?

Pada acara seminar Dancow kemarin ada demo proses pembuatan susu yang baik dan benar agar nutrisinya tidak hilang alias masih terjaga dan pengenalan produk Dancow Advanced Excelnutri +. Produk ini merupakan inovasi baru dari Dancow yang bermanfaat melindungi si kecil agar terhindar dari infeksi saluran cerna dan infeksi saluran pernafasan karena mengandung lebih dari 3x lactobacillus rhamnosus  sebagai advance protection. 

alt Dapur Nulekker

Ayah bunda, anak itu spesial ya, beda anak beda karakter, yang pasti setiap anak itu unik. Ada yang mengatakan bahwa pohon itu tidak tumbuh dalam semalam, artinya jika kita sebagai orang tua ingin agar anak kita tumbuh dengan baik secara fisik dan mentalnya, semua perlu perjuangan yang tidak sebentar, jika yang kita berikan itu baik maka akan tumbuh dengan baik, pun sebaliknya.


Kamis, 26 Januari 2017

alt Food Photography

Mengikuti seminar atau workshop photography menjadi event yang sangat ditunggu, apalagi yang fokusnya mengenai product/ food photography. Passion yang tinggi terhadap photography, terlebih lagi fokusnya pada produk dan makanan. Hal inilah yang menggerakkan untuk ikut dalam workshop Gram Our Food yang diselenggarakan oleh @ngembat.co bertempat di Siete Cafe Bandung.

Kebetulan juga pengisi workshopnya seorang food photography yang sudah berpengalaman banget dengan liputan review cafe dan resto, serta makanan, Mas Putra Agung Agustinus. Semua liputan dan review dikemas dengan apik di dalam blog, www.thefoodxplorer.com miliknya sendiri.

Sebelumnya ke acara workshopnya, pengen sedikit mereview Siete Cafe, yang menjadi tempat penyelenggara acara ini. Sekilas, Siete cafe dengan bangunan yang art deco ini, pasti interiornya juga akan mengikuti gaya art deco.  Tapi, ternyata interiornya sendiri terdapat sentuhan modern dan homy juga. Di dalamnya, terdapat beberapa lukisan-lukisan realis dengan macam-macam ekspresi ketika menggigit/menyantap makanan, dan disorot lampu-lampu seolah ingin menonjolkan maksud dari lukisan tersebut. Siete Cafe sendiri beralamat di jalan Sumur Bandung No. 20, dekat dengan Simpang Dago Bandung. 

alt Food Photography
Suasana dan Interior Siete Cafe Bandung
Untuk menu-menu sendiri, Siete Cafe menyuguhkan menu-menu western. Harga menu-menu ini disesuaikan dengan kantong mahasiswa. Mengingat daerah Siete cafe ini masuk ke daerah mahasiswa dan kampus-kampus terkenal di Bandung. Jadi, membuat mahasiswa sekitar akan semakin sering berkunjung untuk sekadar nongkrong, mengerjakan tugas bareng teman, atau sengaja makan malam di cafe ini.

alt Food Photography
Beberapa menu Siete Cafe Bandung
Dalam workshop ini, para peserta disarankan memesan menu yang nantinya akan di foto, sebagai bentuk latihan memotret foto makanan, setelah mendapatkan ilmunya ketika workshop. Selain memaparkan ilmu tentang memotret makanan, Mas Agung juga membagi pengetahuannya bagaimana membuat blog review yang mengulas tentang makanan atau tempat makan. Tentunya inilah yang diperlukan bagi seseorang yang bergelut di food blogger.

alt Food Photography
Mas Agung, sharing tentang food photography
Sesi jeprat jepret makanan pun dimulai. Beberapa peserta ada yang langsung menuju ke luar ruangan, untuk mencari spot yang oke. Ada juga yang masih di dalam bersama mas agung, menggunakan lighting yang telah disediakan. Selama sesi ini, bisa bertanya dan konsultasi langsung dengan Mas Agung sepuasnya. Sekaligus diajari juga trik memotretnya. Karena kalau hanya teori, susah untuk bisa diingat, sehingga harus diimbangi dengan praktiknya. Berikut beberapa hasil praktik memotret makanan dengan spot dan prop yang seadanya. Dengan adanya workshop food photography ini, alhamdulillah bertambah ilmu dan pengetahuan untuk terus mengasah kemampuan memotret makanan. 

alt Food Photography
Hasil jepretan Food Photography

Minggu, 13 November 2016


Beberapa minggu yang lalu dua botol madu Grow n Health nyampe ke rumah saya, langsung dicoba sama dua krucil. Si sulung Arezky doyan banget sama madu ini, rasanya asam manis katanya, enak banget. Sementara adiknya Al nggak mau kalah sama kakaknya, berebutan ngejilatin sendok bekas madu yang mereka cicipi. Kalau ngikutin kemauannya anak-anak sih pengennya tuh madu langsung dihabiskan sebotol, eits tapi itu tidak boleh, ada aturannya ngonsumsi madu, sebaiknya 3 kali sehari dengan takaran satu sendok teh. Kedatangan madu Grow n Health tepat banget karena sekarang cuaca lagi musim hujan, si cikal yang sekolah dari pagi pulang jam setengah 2 an seringkali kecapean, dan akhir-akhir ini memang sering terkena flu, batuk, dan demam, nafsu makannya juga berkurang. 

Rupanya minum susu di pagi hari dan di malam hari plus makan sayur dan buah nggak bikin dia keliatan fit. Beberapa hari setelah rutin mengonsumsi madu saya perhatikan anak-anak jadi semangat untuk menghabiskan makanannya, nafsu kalau liat makanan di piring. Duh, senangnyaaaaa… saya jadi tenang melihatnya. Kalau Al sih memang dasarnya udah doyan makan, dengan mengonsumsi madu senggaknya bisa jaga staminanya biar selalu fit. Yang keliatan efek dari minum madu Grow n Health itu Arezky, tiap pulang sekolah nggak loyo lagi, tetap energik padahal selama di sekolah dia juga suka maen bola, itu terbukti dengan baju seragam yang dipakai selalu basah kuyup dan kotor. Beruntungnya seragam yang dipakai di sekolah itu setiap harinya beda-beda, jadi emaknya nggak mesti repot-repot nyuci langsung baju yang kotor, hihi.


Sejujurnya sih saya sangat menyesal baru mengenal madu Grow n Health, coba ya madu ini ada dari dulu pas Arezky usia 3 tahun (sekarang usia doi 7,5 tahun tahun) , masa-masa dimana dia emang susah banget makan, minum susu juga nggak mau, saya kelimpungan. Dulu malah Arezky kalau susah makan suka dibeliin pengganti susu, itu tuh yang kalengnya warna ungu, yang katanya bagus untuk mengganti nutrisi anak yang susah makan. Tapi beberapa tahun ngonsumsi pengganti susu tersebut bikin dompet bengkak, hiks, nafsu makannya juga ngga ada peningkatan. Daya tahan tubuhnya juga jadi gampang sakit, yang paling sering jajan ke dokter dari orok tuh Arezky. Kasian juga sih dari bayi udah dicekoki obat-obatan, antibiotik pula. Bahkan saya sering minta rekomendasi vitamin yang paling bagus buat anak apa, hasilnya nggak memuaskan, anak nafsu makan cuma sesaat, besok-besoknya mogok lagi. 

Sebetulnya anak saya mengenal madu sudah lama, tapi efeknya nggak keliatan seperti abis minum madu Grow n Health. Beneran deh, ini berdasarkan pengalaman saya melihat anak-anak kemarin abis nyicipin madu Grow n Health, pada nafsu makan, daya tahan tubuhnya juga lumayan nggak bikin gampang sakit lagi dan si cikal yang susah tidur sekarang malah tidurnya pulas banget, jam tidurnya cukup, jadi pas bangun suka senyum-senyum karena katanya enak tidur. Entahlah, si cikal dari orok emang jam tidurnya nggak teratur, bisa dibilang saya sendiri kenyang begadang selama 4 tahun sejak dia brojol ke dunia. Pernah sering dikasih ikan mas yang konon katanya bisa membuat anak ngantuk, tapi nggak ngaruh. Dengan madu Grow n Health, Arezky sekarang nyenyak tidurnya.

Mengenal Madu Grow n Health
Saya sendiri jadi penasaran sama si madu yang satu ini, mengandung apa sih sampai anak-anak pada nafsu makan dan bikin emaknya selalu tersenyum lebar? Madu yang diproduksi oleh CV Gilang Persada Nusantara ini ternyata itu mengandung ekstrak temulawak. Nah, ekstrak temulawak inilah yang berguna meningkatkan nafsu makan anak dan juga berfungsi sebagai penjaga fungsi hati karena mengandung zat Katagoga yang memproduksi empedu dalam hati serta merangsang pengosongan empedu.

Cita rasa madu ini jadi favorit anak-anak loh karena telah melalui serangkaian uji rasa dan terjamin kosistensinya, termasuk kedua anak saya jadi ngefans banget sama madu ini, segar karena ada rasa asam manisnya, perpaduan yang bikin ketagihan pengen nyicip lagi dan lagi. Madu yang diformulasikan khusus untuk membantu proses pertumbuhan dan kecerdasan anak ini diambil dari lebah murni yang sudah pasti terjamin dan teruji secara klinis serta berasal dari nektar pilihan yang bebas residual pestisida, juga disarikan dari berbagai ekstrak bahan pilihan yang teruji secara kualitas.

Madu Grow n Health ini merupakan madu murni yang mana berguna membantu proses pertumbuhan karena mengandung banyak nutrisi dan vitamin seperti vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, D, E, K Uric acid dan asam nikotinal. Perlu Anda ketahui bahwa semua vitamin tersebut sangat mudah sekali diserap setelah 1 jam mengonsumsi madu. Madu Grow n Health juga bisa menjaga stamina anak agar nggak gampang sakit karena ada kandungan ekstrak kulit manggis, nah ekstrak inilah yang  berguna sebagai antimikroba dalam menangkal berbagai macam penyakit serta memiliki anti oksidan yang tinggi yang berguna untuk menambah kekebalan tubuh anak. Selain itu, madu keren ini mengandung ekstrak ikan gabus yang berguna untuk membantu kecerdasan anak karena mengandung zat Albumin yang memiliki kandungan protein tinggi, serta berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak.

Ingat ya, madu Grow n Health hanya untuk anak usia dari 1 tahun sampai 12 tahun. Lalu kenapa si madu tak boleh diberikan kepada anak yang belum genap berusia 1 tahun? Hal ini dikarenakan sistem pencernaannya belum sempurna, belum memiliki intensitas asam dalam sistem pencernaan yang membantu menangkis racun yang di hasilkan bakteri dari madu. Sama halnya ketika kita harus tepat waktunya memberikan air putih untuk pertama kalinya pada si kecil ketika sudah menginjak usia 6 bulan, sebelum 6 bulan full ASI. MPASI juga bertahap kan, yang super lembut dulu, kemudian bubur yang agak bertekstur, nasi tim, baru nasi. Semua ada waktunya, waktu yang tepat. Termasuk memberikan madu, kalau sudah menginjak usia 1 tahun yang mana sistem pencernaannya sudah sempurna, barulah boleh diberikan.

Menikmati Madu Grow n Health
Aturan pakai yang disarankan untuk mengkonsumsi Grow n Health adalah 3 kali 2 sendok teh sehari. Madu ini dikhususkan untuk anak 1-12 tahun, atau juga dapat digunakan untuk anak di atas 12 tahun dengan takaran yang sesuai. Madu bisa dinikmati dengan cara disantap langsung atau jadi toping makanan, bisa juga sebagai pengganti gula. Anak saya suka menjadikan madu sebagai bahan olesan roti gandum. Kalau mau disantap langsung sebaiknya satu jam sebelum makan dan sebelum tidur jika malam hari agar dapat diserap tubuh dengan lebih baik.




Kalau saya pribadi liat anak nafsu makan bukan bertujuan agar mereka gemuk, tapi lebih kepada agar mereka nggak jadi picky eater lagi, makan sayuran yang asalnya ogah jadi doyan, seimbanglah apa yang diberikan kepada anak-anak, asal cakupan karbohidrat, protein, vitamin, dan nutrisi lainnya tercukupi. Berikan juga buah-buahan sebagai makanan selingan agar tubuhnya cukup serat. Melihat anak-anak tumbuh dengan sehat, ceria, pinter-pinter, dan selalu bahagia adalah harapan semua orangtua pastinya, tak terkecuali saya. Sebagai orangtua rasanya selalu ingin memberikan yang terbaik dari sandang, pangan, papannya. Apa sih yang nggak buat anak selama itu positif, iya kan? J

Bagaimana Mendapatkan Madu Grow n Health?
Penasaran dengan khasiat madu Grow n Health dan berniat mempraktikkannya kepada anak tercinta? Boleh banget, Anda bisa membuktikan sendiri khasiat madu ini secara langsung. Anak susah makan? Selalu keliatan lemes? Anak tidurnya nggak nyenyak? Madu ini recommended deh buat mengatasi tanda-tanda tersebut. Yang tertarik dengan madu Grow n Health bisa dengan cara memesan melalui official website http://grownhealth.co.id/  atau bisa melalui SMS/Whatsapp 087834464222, BBM D29550E4 serta dapatkan info-info update mengenai kesehatan dan tips parenting dari Grow n Health Anda bisa follow social media account GnH juga di sini @grownhealth . Satu botol madu Grow n Health ini berisi 200 ml, harganya sangat terjangkau, cuma Rp. 75.000,- (Tujuh puluh lima ribu rupiah). Mau dapat diskon biar harganya lebih murah? Dapatkan diskon 10% untuk setiap pembelian dengan cara mencantumkan kode KBGNH6. Lumayan kan harganya jadi Rp. 67.500,- (Enam puluh tujuh ribu lima ratus rupiah).

Temukan info seputar Madu Grow n Health di bawah ini.
facebook : Grownhealth
instagram : @grownhealth

Senin, 24 Oktober 2016


Pada tanggal 8 Oktober 2016 kemarin, saya berkesempatan menghadiri undangan Kumpul Bareng Komunitas Blogger Bandung dengan tema Snap Your Moment bersama HokBen yang terletak di Jalan Buah Batu Bandung. Datang ke HokBen Buah Batu ini bukan kali pertamanya saya berkunjung, beberapa tahun lalu, sekitar 2007-an, saya dan si Cinta pernah beberapa kali makan di sini karena letaknya waktu itu berdekatan dengan tempat kerja di sebuah penerbitan. Kalau dulu sih gerainya tidak seluas seperti sekarang dengan tempat parkir motor yang luas. Jadi ketika kemarin datang ke HokBen lagi berasa nostalgiaan, hihi, cuman sekarang ke sananya bawa buntut, ada si bungsu yang ngikut. Emaknya lumayan rempong karena si bungsu ngajak naik turun tangga terus selama acara berlangsung, dia tertarik sama kolam ikan koi yang ada tepat di bawah tangga samping playland. Sebagai The cars mania, dia juga tertarik sama truk beco yang ada di etalase mainan di depan dekat pintu masuk.

Kumpul bareng komunitas Blogger Bandung @HokBen Bubat
HokBen, termasuk tempat makan favorit saya dari jaman saya kuliah. Kalau lagi pengen makan citarasa khas Jepang pasti datang ke HokBen, namanya juga mahasiswa, saya dan teman-teman suka patungan kalau lagi pengen makan di sini. Pernah juga pesen satu porsi tapi dimakannya rame-rame, hahaha. Dulu sih sering juga jadi tempat ajang silaturahmi bareng teman-teman, reunian sekaligus buka puasa bersama. Kalau kalian ada yang nggak bisa makan pakai sumpit nggak perlu khawatir, pinjam saja sendok atau garpu ke staf HokBen, pasti dikasih.

Dalam acara kemarin, banyak hal yang diulas tentang HokBen. Pak Dani selaku Marketing HokBen membuka acara pertemuan. Ada tiga pembicara kece yang berbagi ilmu dan informasi. Pertama, ada Mbak Irma Wulansari, selaku Communication Division HokBen Bandung yang memaparkan seputar HokBen dan perkembangannya dari tahun ke tahun. Kedua, Pak Sarip selaku Store Manager HokBen Buah Batu Bandung yang memperkenalkan HokBen Apps yang sudah bisa diunduh di smartphone kita dan sudah tersedia di Playstore. Yang ketiga adalah Mbak Arum yang bercerita tentang bagaimana memotret sebuah momen di sekitar kita yang mengandung banyak cerita dalam kacamata fotografi.



Perkembangan HokBen dari Masa ke Masa
Sebelum namanya menjadi HokBen yang diresmikan pada tahun 2013, dulu memang lebih familiar dengan nama Hoka-Hoka Bento. Mungkin perubahan nama ini karena HokBen lebih gampang diucapkan, lagian orang Indonesia kan emang lebih suka dengan nama berupa singkatan-singkatan ya? hehe. Arti dari Hoka-Hoka Bento sendiri adalah makanan hangat dalam boks. Dalam satu boks, biasanya ada nasi, salad, dan lauknya. Lauknya bisa ada satu bahkan lebih.

Pemimpin dalam industri makanan bergaya Jepang dengan kualitas terbaik merupakan visi dari HokBen yang berdiri di Jakarta pada tanggal 18 April tahun 1985 (berarti ketika itu usia saya baru 4 tahun, hihi, masih balita) yang resmi dikelola oleh PT Bogainti di tahun 1996. Restorannya yang pertama itu terletak di Kebon Kacang, Jakarta. 5 tahun kemudian, di tahun 1990, cabang pertama didirikan di Bandung, kini gerai HokBen di Bandung mencapai 21 gerai, wiiih mantap ya, makin maju dan makin sukses. Pada tahun 2005, HokBen semakin melebarkan sayapnya dengan mendirikan gerai pertama di Surabaya, sampai saat ini sudah tersebar 13 gerai di lokasi Surabaya dan Malang.

1-500-505 merupakan nomor Call Centre HokBen yang diluncurkan pada tahun 2007. Fasilitas ini tentu saja memberi kemudahan buat para HokBen Lovers yang males pergi kemana-mana karena macet, ujan gede, panas mentereng atau lagi sibuk sama kerjaan dan nggak sempat masak buat keluarga tercinta tapi pengen nyicipin menu-menu HokBen, tinggal telepon aja, gampang kan? Setahun kemudian, di tahun 2008, HokBen meluncurkan website dengan fasilitas pesan online serta memperkenalkan paket Kidzu Bento untuk anak-anak. Pada tahun yang sama, HokBen baru mendapat sertifikat halal dengan selalu mendapat akreditasi A dari MUI atau Majelis Ulama Indonesia. Akreditasi A ini maksudnya bukan hanya menu HokBen-nya saja yang halal, melainkan juga vendor-vendor dari HokBen yang harus bersertifikat halal juga. Misalnya HokBen punya vendor ayam, nah vendor ayam ini kudu bin wajib mempunyai sertifikat halal, pun dengan vendor daging yang mana daging sapi ini 100% menggunakan daging import dipastikan memiliki sertifikat halal.


Saya sempat berbincang-bincang dengan Mbak Irma dan menanyakan dua hal sehubungan dengan kehalalan HokBen. Hal pertama yang saya tanyakan adalah sebagaimana kita tahu, HokBen mulai berdiri di tahun 1985, kenapa baru pada tahun 2008, ketika HokBen sudah berusia 27 tahun baru mendapatkan sertifikat halal, waktu yang cukup lama. Mbak Irma punya jawaban bijak, beliau menjelaskan bahwa pihak HokBen sangat teliti memilih vendor-vendor, masing-masing vendor didatangi langsung, apakah mereka sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI atau belum. 

Kehalalan itu ada standarisasinya seperti apa, jangan cuma halal di sertifikatnya saja tapi ketika prosesnya pun memang halal, salah satu contohnya seperti bagaimana tata cara menyembelih hewan yang sesuai syari’at Islam. Hal kedua adalah mengenai bahan bumbu yang dipakai untuk menu-menu HokBen. Yang saya tahu, misalnya untuk saus teriyaki, kalau mengikuti bumbu Jepang banget kan ada bahan mirin dan shakenya, nah apakah HokBen menggunakan bahan-bahan beralkohol atau tidak. Baik shake maupun mirin adalah bumbu cair yang terbuat dari arak beras (cairan hasil fermentasi beras), warnanya kuning bening, dengan aroma tajam alkohol. Bedanya, kandungan alkohol dalam mirin itu lebih rendah daripada shake. Jawaban Mbak Irma membuat saya semakin yakin bahwa tak ada yang perlu ditakutkan dari menu HokBen, HokBen ditangani oleh chef-chef professional yang tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam mengolah makanan Jepang, sertifikat halal dari MUI itu menangani hal seperti ini juga, semua bahan makanan yang disediakan oleh HokBen adalah halal, tidak ada unsur alkohol di dalamnya. Menurut Mbak Irma, untuk mendapat sertifikat halal HokBen ini dilakukan setiap dua tahun sekali.So, buat kaum Muslim nggak perlu khawatir dengan menu-menu HokBen karena bahan-bahan yang digunakan dalam masakan HokBen dipastikan halal.

Pada tahun 2009 Hokben Drive Thru kali pertama diperkenalkan oleh HokBen di Cabang Alam Sutera. Kini HokBen memiliki 4 cabang dengan pelayanan Drive Thru yang tersedia di Alam Sutera, BSD Square (Tangerang), Harapan Indah (Bekasi) dan Polisi Istimewa (Surabaya). Perlu diketahui, dari tahun 2009 hingga saat ini HokBen pernah beberapa kali mendapat award.


Sementara di tahun 2010, HokBen membuka beberapa gerai baru di Bali dan Jawa Tengah, di antaranya di kota Yogyakarta, Semarang, dan Solo. Di Jawa Tengah ada 5 outlet, sedangkan di Bali ada dua outlet. Dua tahun berikutnya, yakni 2012, HokBen membuka Hocafe alias HokBen Café yang baru ada di Jakarta saja. Hingga kini HokBen telah memiliki 150 gerai di Jawa dan Bali. Kenapa paling jauh baru ke Bali, hal ini dikarenakan pihak HokBen sangat menjaga kualitas produk yang pusatnya berada di Jakarta. Semua pengiriman produk HokBen itu dari Jakarta, jadi untuk saat ini belum berani membuka cabang lagi yang letaknya lebih jauh dari Bali.

Tahun 2013 HokBen melakukan peremajaan dan perubahan citra HokBen, dari yang awalnya bernama Hoka-Hoka Bento menjadi HokBen. Kalau dulu logonya dua anak kecil dengan gambar full body, yang satu pakai baju biru dan satunya lagi warna merah, logonya kemudian diubah menjadi lebih sedikit dewasa dengan tokoh yang sama, yakni Taro dan Hanaco, hanya bagian kepala saja yang terlihat, nggak full body lagi.

sumber: www.hokben.co.id

HokBen Apps
Sekarang memang jamannya serba digital. Tepatnya tanggal 17 Agustus 2016 kemarin HokBen meluncurkan Mobile Apps. Tentu saja hal ini semakin mempermudah konsumen untuk membeli produk HokBen. Milih-milih menu bisa sambil tiduran. Sekarang, kamu dan HokBen hanya sejarak sumpit maksudnya terasa begitu dekat hanya dengan menggunakan handphone kamu sudah bisa menikmati kelezatan menu HokBen, tinggal pilih menu lalu klik order. Super duper gampang pokoknya. Buat kamu HokBen Lovers wajib punya aplikasi ini.



Lagi ada promo lho di HokBen, buat kamu yang order pertama menu makanan via HokBen Apps akan mendapatkan Chicken Katsu secara cuma-cuma alias gratis dengan minimum order sebesar 100 ribu rupiah. Pada tahu Chicken Katsu kan? Itu tuh fillet dada ayam yang dibalut tepung roti yang tebal, bagian dalamnya lembut—luarnya crunchy. Nah, promonya ini berlaku dari tanggal 1 September sampai 30 November 2016. Ayo, buruan mumpung masih ada promonya segera instal HokBen Apps-nya ya terus order deh langsung.

Company Profile HokBen
Berikut ini ada beberapa hal yang saya tangkap ketika melihat video company profile HokBen. HokBen memang telah mengalami banyak perubahan, sebagai restoran pelopor masakan khas Jepang di Indonesia, kini Hokben telah memiliki seratus lebih gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Citarasa HokBen sangat digemari karena sesuai dengan masyarakat Indonesia. We make it better atau dalam bahasa Jepang-nya Motto Yoku Tsukuru adalah janji HokBen untuk melakukan sesuatu yang lebih baik, termasuk dalam meningkatkan mutu dan pelayanan. Apalagi dengan banyaknya kompetitor di sektor bisnis makanan cepat saji. HokBen dibentuk untuk bisa memberikan sesuatu yang baru. Konsumen saat ini tidak hanya disajikan dengan makanan yang enak tapi juga suasana yang menyenangkan dan tempat makan yang enak untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman-teman.

HokBen yang warna desain interiornya didominasi oleh warna kuning dan merah ini memiliki arti tersendiri. Kuning memiliki arti kebahagiaan, kreativitas, dan optimisme, sedangkan merah mewakili keberanian, percaya diri, dan semangat. Setiap karyawan HokBen tampil dengan seragam baru dan stylish, warna abu-abu menggambarkan percaya diri, stabil, dan siap melayani konsumen dengan penuh rasa bangga.

Menu Khas Hokben


Sumber: http://www.hokben.co.id/
Menu HokBen itu enak-enak, banyak variasinya. Ada beef teriyaki, steak daging gaya Jepang yang biasanya disajikan dengan sayuran mentah, berbeda dengan steak Barat yang dipotong tebal (potongan idealnya 2 cm) daging untuk steak Jepang justru diiris tipis-tipis. Biasanya untuk membuat beef teriyaki ini menggunakan tenderloin atau bagian daging khas dalam dari daging sapi. Beef yakiniku, steak daging dengan irisan super tipis, biasanya beef ini menggunakan daging sukiyaki. Chicken teriyaki, steak ayam gaya Jepang berupa bagian dada ayam yang super empuk. Ebi furai, si udang lurus dalam balutan tepung panko yang digoreng garing, cocol deh ke mayonnaise atau saus sambel, enak banget. Shrimp ball, bakso ala Jepang dari campuran udang, daging ayam cincang, dan wortel ini merupakan salah satu menu yang menginspirasi saya membuat sendiri di rumah, kuahnya seperti kuah sup. Egg chicken roll,  daging ayam yang digulung dalam telur dadar kemudian dipotong-potong. Ekkado, lauk berbentuk kantong berisi adonan daging ayam dengan tambahan telur puyuh yang dibungkus dengan kembang tahu. Kalau membuat sendiri, selain menggunakan kembang tahu, ekkado bisa dibungkus dengan kulit pangsit. Shrimp roll, adonan udang yang digulung dalam dadar ini termasuk pelengkap hidangan fast food Jepang di HokBen yang rasanya juara, disajikan setelah dipotong-potong serong, dibalut dengan tepung roti lalu digoreng. Si montok Tori No Teba, sayap ayam yang berisi daging ayam segar dengan bumbu racikan special khas HokBen. Berhubung saya fans berat sayap ayam, Tori No Teba ini salah satu menu favorit saya, isiannya oke punya rasanya. Masih banyak lagi menu lainnya dari HokBen seperti Kaniroll, Spicy Chicken, Chicken Blakkupeppa, Crispy Karaage, Chicken Tofu, Sukiyaki, Shrimp Dumpling.

Pas makan siangnya di acara kemarin, para blogger juga semuanya kebgian mencicipi menu spesial dari HokBen. Kalau saya pilih menu spesial 1 karena ada tori no teba dan chicken teriyakinya, si bungsu yang ngikut lebih suka chicken teriyaki, jadi ceritanya saya mah makan berdua sama anak, hihi.



Menu makan siang Omiyage, Menu Baru HokBen
Kalau mau makan menu HokBen dengan cara seru, menu baru dari HokBen kali ini kudu bin wajib dicoba. Ada Omiyage, dinikmati secara beramai-ramai buat empat atau enam orang. Di HokBen memang ada beberapa menu paket. Kemunculan Omiyage, menu baru HokBen ini bisa dibilang menu paket juga hanya saja dalam jumlah porsi yang lebih banyak. Buah tangan atau oleh-oleh merupakan arti dari Omiyage. Menu ini memang diperuntukan buat HokBen Lovers untuk dijadikan oleh-oleh buat keluarga tercinta, saudara, teman, atau gebetan, hehe. Menu HokBen Omiyage ber-4 harganya Rp 165.000 dan ber-6 harganya Rp 264.000 bisa dilihat di gambar berikut, bisa sebagai bahan referensi juga kan nantinya kalau mau jajan ke HokBen.





Ada HokBen Omiyage ber-4 dan HokBen Omiyage ber-6. Para Blogger diperlihatkan contoh menu HokBen Omiyage ber-6 ini, asli mupeng abis. Setelah puas foto-fotoin Omiyage, kita juga dipersilakan mencicipi menu ini. Kalau boleh jujur, ini mah menu favorit saya semuanya, hihi, apalagi ebi friednya juara. Ada edamamenya nih, kalau biasanya si kacang bulu ini sering kita jumpai di tukang bajigur/bandrek dengan warna hijau pekat, di HokBen  edamame ini warnanya hijau cerah, lebih menggoda dan menarik. Edamame dengan bentuk lebih bulat dengan ukuran kacang yang terbilang besar, rasanya manis. Saya suka saya sukaaaaa.



HokBen yang Inspiratif
Menurut saya kehadiran Hokben memberi inspirasi tersendiri di dunia kuliner, hidangannya yang khas disajikan dalam boks dengan beberapa varian menu termasuk saladnya, jadi banyak digemari masyarakat termasuk saya. Boks dengan beberapa kotak sehingga antara nasi dengan lauk pauknya tidak tercampur. Ini yang menjadi ciri dari bento. Bento, jadi inspirasi untuk menyajikan makanan buat si kecil dengan tampilan menarik, dengan begitu akan membuat anak mau makan dengan lahap. Tahu sendiri kan, nggak semua anak mau makan dengan lahap, sebagai orangtua kita juga harus pandai-pandai menyajikan menu buat si kecil yang tergolong picky eater alias pemilih-milih makanan. Menu yang disajikan pun sebaiknya seimbang, ada karbohidratnya, protein, dan harus mengandung serat yang ada pada sayuran dan buah-buahan. Bento buat anak biasanya disajikan dengan tampilan yang menarik, nasi bisa dibentuk binatang, bunga, hati, atau bentuk lainnya. Membuat telur dadar bisa diberi hiasan mata, mulut, dan hidung dengan potongan wortel yang dicetak dengan cutter cookies yang lucu-lucu. Yang pasti sajian bento menginspirasi saya juga untuk menyajikan makanan bergizi kepada anak-anak dengan menu yang menarik.


Beberapa menu bento ala Mam tutitrez yang terinspirasi dari Hokben

Snap Your Moment with Photography
Ada foto ada cerita. Itu sih yang saya tangkap pada pembicara ketiga, Mbak Arum yang berbagi ilmu tentang bercerita dengan fotografi. Sebuah foto bisa menjelaskan sesuatu, dengan kata lain ada cerita pada sebuah foto. Selain foto berperan sebagai kenangan, foto juga mewakili sebuah cerita di dalamnya. Saya sendiri adalah orang yang suka mengabadikan berbagai momen, misalnya seperti ketika si kecil untuk pertama kalinya bisa tersenyum sejak dilahirkan, acara akikah yang memotong sebagian rambutnya, pertama kalinya dia berlari-larian di lapangan luas, ketika melihat tawanya yang sumringah karena senang diajak jalan-jalan, atau foto-foto di sekeliling yang menarik termasuk mengabadikan acara makan-makan di suatu tempat makan kumpul bareng teman-teman atau keluarga, dan tentu saja foto makanannya. Bagi saya, semua hal di sekeliling kita bisa di foto karena semuanya menyimpan cerita yang menarik untuk diungkap.

Salah satu momen yang sering difoto adalah ketika anak ulangtahun. Banyak orangtua yang sengaja merayakan momen ulang tahun anaknya secara khusus di tempat makan, seperti HokBen misalnya. Teman sekelas si cikal Arezky di sekolah, Fazri yang berulang tahun di tanggal 6 Oktober 2016 merayakan ulang tahunnya di HokBen Buah Batu pada tanggal 9 Oktober-nya.  Mamanya Fazri, Ibu Ria Gunadi bercerita dia sengaja memilih HokBen untuk merayakan ulangtahun anaknya karena HokBen memiliki tempat yang luas, nyaman, dia sendiri mengundang sekitar 75 orang pada waktu itu, jika dikalikan 2 dengan orangtua berarti sekitar 150-an orang yang datang. “Di HokBen juga kita nggak perlu pusing-pusing nyari MC dan mikirin dekornya, istilahnya kita udah terima beresnya aja, enaknya begitu kan, tinggal bayar aja, selain itu menu-menunya juga enak-enak, Mam, favorit anak-anak, kan ada menu Kidzu Bento, kalau masalah harga mah standarlah, masih bersahabat di dompet, hehe,” terang Mama Fazri ketika saya tanya-tanya. Kebetulan mereka juga rumahnya memang sekitar buah batu, tak jauh dari HokBen Buah Batu.

Momen merayakan ulang tahun di HokBen Buah Batu
Ada yang tertarik ingin merayakan ultah anaknya di HokBen seperti teman saya? Syarat-syaratnya nggak susah kok, yang penasaran bisa datang langsung ke HokBen Bubat, di depan pintu masuk ada meja yang menyediakan informasi tentang ultah ini, brosur plus persyaratannya apa aja atau bisa menghubungi staff HokBen berikut ya.



IBX58BCE5AE39DDA

Apro Apparel

Image and video hosting by TinyPic

Blog Viva.co.id

Tim Dapurnulekker

Image and video hosting by TinyPic

Member of

Image and video hosting by TinyPic

Member of

Image and video hosting by TinyPic

Translate